Kontroversi Drama Korea Snowdrop: Ini respon JTBC

Bianca AnchoraDecember 23, 2021

Kontroversi Drama Korea Snowdrop, JTBC menjelaskan posisi mereka terkait kontroversi seputar drama korea ongoing “Snowdrop.”

JTBC menyatakan, semenjak penayangan perdana dua episode “Snowdrop,” terjadi kembali kontroversi terkait distorsi sejarah yang mengharuskan mereka merilis pernyataan.

Stasiun penyiaran mengklarifikasi spekulasi tersebut. Pertama, peristiwa penting dalam drama tersebut adalah pada masa rezim militer. Meskipun demikian, drama ini menceritakan kisah fiksi tentang kepentingan pribadi yang berkolusi dengan rezim Korea Utara untuk mempertahankan kekuasaan. Drama ini menceritakan kisah pribadi setiap orang yang dimanfaatkan, dikorbankan, dan dikambinghitamkan oleh penguasa.

Mereka juga menyatakan bahwa tidak ada mata-mata yang memimpin gerakan pro-demokrasi dalam drama tersebut. JTBC juga mengklarifikasi bahwa pemeran utama tidak ditampilkan berpartisipasi atau memimpin pergerakan di episode yang ditayangkan (episode 1 dan 2). Kedepannya juga, itu tidak akan terjadi. Hal tersebut bahkan bukan bagian dari naskah selanjutnya.

Mereka juga menegaskan kembali bahwa kekhawatiran tentang distorsi sejarah dan pembubaran gerakan demokratisasi akan diselesaikan begitu mereka melihat kemajuan plot drama. Juga akan ditunjukkan dalam drama bahwa tim produksi juga berharap tidak akan ada pengulangan era abnormal di mana kebebasan dan kebahagiaan individu ditindas oleh kekuatan yang tidak adil.

Semua kesalahpahaman akan diselesaikan di episode mendatang

JTBC juga berharap pemirsa dapat menonton lebih banyak tentang perkembangan drama kedepannya karena mereka tidak dapat mengungkapkan banyak plot dari episode mendatang. Dengan cara ini, mereka dapat menyelesaikan kesalahpahaman.

Saluran siaran juga akan membuka jendela obrolan real-time pada situs website dan papan pesan pemirsa resmi sehingga mereka dapat mendengar pendapat berharga dari publik mengenai konten JTBC.

JTBC mengakhiri pernyataannya dengan menyatakan bahwa nilai utama yang dikejar oleh jaringan siaran adalah kebebasan membuat konten dan kemandirian dalam produksi. JTBC meyakinkan bahwa mereka akan melakukan yang terbaik dan menunjukkan lebih banyak karya bagus.

snowdrop-poster

Pada tanggal 18 Desember muncul petisi di papan buletin kantor kepresidenan Cheong Wa Dae. Dalam petisi tersebut disebutkan bahwa penayangan drama JTBC yang sedang berlangsung “Snowdrop” harus dihentikan. Pada petisi ini telah terkumpul 200.000 tanda tangan hanya dalam waktu sehari saja.

Pemohon menyebut drama tersebut dan menyatakan, “Ada korban nyata para aktivis yang disiksa sebagai mata-mata tanpa dasar selama gerakan demokratisasi. Membuat drama semacam ini menunjukkan bahwa mereka mengabaikan nilai gerakan pro-demokrasi”.

Bahkan sebelum drama ini tayang, pada awal tahun ini juga sudah ada petisi terkait penayangan “Snowdrop”. Drama tersebut dituding mendistorsi sejarah demokratisasi.

Sampai sekarang, “Snowdrop” masih akan terus ditayangkan. Episode ketiga akan tayang pada 25 Desember pukul 21:30 KST. Drama ini dapat ditonton melalui saluran JTBC dan platform streaming global DisneyPlus.

“Snowdrop” dipimpin oleh Jung Hae In, Kim Ji Soo BLACKPINK, Yoo In Na, Kim Hye Yoon, Yoon Se Ah, dan masih banyak lagi.